Pada era zaman globalisasi ini, tentunya kita tidak asing dengan sebutan dunia maya. Dunia maya ini tentunya memberikan dampak positif dan negatif bagi diri kita. Sekilas nampaknya dunia maya bisa dikatakan suatu pengaruh atau dampak yang tidak bisa kita hindari.
Zaman sudah berubah menjadi zaman modern dan semua hal pun menjadi lebih mudah dan lebih cepat untuk dicari dan didapatkan. Salah satu alat medianya adalah Internet atau yang biasa kita kenal yaitu dunia maya. Disana kita bisa bertukar pikiran, berdiskusi, ataupun mencari informasi. Tetapi dengan menggilai hal tersebut, kita bisa saja melupakan kodrat kita sebagai makhluk sosial yang seharusnya hidup bermasyarakat, memang hal yang tidak dapat kita pungkiri bahwa dengan internet ataupun dunia maya, kita dapat berinteraksi dengan individu yang lain, tetapi yang perlu kita ketahui adalah tidak selamanya kita berhadapan dengan benda mati.
Berinteraksi dengan sesama manusia itu sangat perlu kita lakukan sebagaimana layaknya kita sebagai makhluk sosial, dan yang perlu kita ingat adalah kita ini manusia bukan robot yang tidak memerlukan interaksi dengan sekitar kita. Bukannya kita tidak boleh berinteraksi melalui dunia maya, tetapi kita juga harus mengurangi dari segi kuantitas dan jangan sampai kita terhipnotis oleh dunia maya atau internet tersebut. Anggaplah internet atau dunia maya itu sebagai pelengkap atau tempat pencari ilmu, dan janganlah menganggap dunia maya tersebut sebagai sumber dari segalanya ataupun teman terbaik kita, karena teman terbaik kita adalah teman yang berada di sekitar kita yang mau diajak untuk susah maupun senang bersama.
Perlu diingat kembali apabila kita tidak bisa membatasi diri kita untuk berinteraksi dengan dunia maya, berarti kita telah membatasi diri kita untuk berinteraksi dengan dunia nyata kita
Diskusi apik dipagi hari ini, seseorang ada yang sudah ditakdirkan untuk menjadi kaya, sederhana, dan adapula yang miskin. Ada sebagian orang menyatakan tidak ada namanya miskin, itu adalah label yang dibuat mereka sendiri. Ia menyatakan Cukup bukan Miskin, terhadap karunia yang Allah berikan kepadanya setiap harinya. Pagi ini diajak sharing tentang Road Map Hidup, sebenarnya ada yang menganggap penting suatu Road Map namun ada juga yang memandang biasa saja. Sebenarnya pentingkah membuat Road Map hidup?? "Gagal Merencanakan sama dengan Merencanakan Kegagalan" perkataan ini cocok untuk mereka yang memiliki pemikiran yang kedepan. Namun, tak semua yang berfikir demikian. Ada yang memandang Hidup hari ini ya Hari Ini, Besok belum tentu. Tidak ada harapan, harapannya adalah hari ini, mengutip perkataan salah satu penulis roman remaja bandung. Kebingungan memilih itu yang sedang dirasa kawan diskusi saya, namun Orang dikatakan bertanggung jawab adalah ketika ia siap...


Komentar