Langsung ke konten utama

CARA MEMBENTUK SUATU KARAKTER PADA TERHADAP DIRI KITA

Hal yang pertama di perlukan untuk membentuk suatu karakter adlah bagaimana kita mengatur dan meminutes segala permasalahan yang terjadi pada diri kita .Cara -cara yang di perlukan untuk membentuk suatu karakter adalah sebagai berikut :
-lakukan suatu kegiatan yang amat kita harapkan dalam diri kita secara kontinew.
-kegiatan yang amat kita harapkan itu dilakukan berturut-turut dalam 40 hari. 

-dan jangan sekali-kali meninggal kan kegiatan tersebut,meskipun dalam situai tertentu.

berikut contoh seseorang yang berhasil mengubah karakter hidup nya dari yang tidak baik jadi meningkat kebaikannya .
Orang ini bernama fandi,dia bersekola di salah satu perguruan tinggi terbaik di lampung.dia merupakan siswa yang terkenal keburukan nya dari pada kebaikan nya. pada suatu hari perguruan tinggi ingin merekrut siswa TELADAN DAN SISWA TERBAIK SE PROPINSI LAMPUNG  untuk dikirim ke JEPANG dan bekerja di sana .Setelah mendengar berita tersebut dia berfikir sejenak dan dengan mulut komat kamit.'' seandainya aku terpilih sebagai siswaterbaik di sekolah ku dan aku dapat pergi keJepang oh.... asiknya'' .saat itu dia ber
konsultasi pada seorang dosen tentang keinginan nya tersebut''.dan dosen nya menjawap apa yang ada di ats tadi yaitu dengan konsisten untuk membentuk suatu karakter nya yang baru,''lakukan kegiatan yang belum pernah kamu lakukan dalam waktu 40 hari ,dan denan kesabaran '' .setelah 2 bulan kemudian dia menjadi anak yang di banggakan dosen dan teman teman nya.

Jadi jangan malu mencoba ya.................

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Anda Komit?

Harus Punya Comitment           K ita semua memiliki 24 jam dalam sehari dan setiap menit kita keluarkan tujuan kita, adalah satu menit kurang kita harus menghabiskan di daerah lain kehidupan kita. Kadang-kadang kita perlu membiarkan tujuan dan komitmen pergi. Pelajari rumus Bo untuk memutuskan apakah akan membuat komitmen atau tidak. Bagaimana jika Anda ditawari posisi penjilat asbak kepala perusahaan. Pekerjaan Anda, jika Anda memilih untuk menerimanya, akan terdiri dari menjilat asbak kotor bersihkan sepanjang hari. Untuk pekerjaan ini, Anda akan dibayar satu juta dolar untuk bekerja hanya satu hari. Apakah Anda menerimanya?Bagaimana jika Anda akan dibayar sepuluh juta dolar?Sekarang bagaimana jika ada peluang 80% bahwa Anda hanya akan dibayar satu dolar? Bagaimana jika Anda benar-benar menikmati jilatan asbak, akan bahwa apa pun perubahan? Jika Anda berkomitmen diri untuk pekerjaan ini? Komitmen dan ketekunan berjalan sei...

Bahasa Kode Wanita

Wanita.. Hal yang jarang sekali Aku tuliskan dalam setiap tulisanku, baik dalam sosial media atau catatan lainnya. Namun kali ini  Aku ingin sampaikan sesuatu tentang wanita. Mengerti atau mencoba mengerti apa perasaaan yang tiba muncul dari relung hati ini. Perasaan yang usang itu muncul kembali. Muncul ketika memang ada suatu hal yang mengalihkanku. Suatu yang penuh dengan kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, dan ketentraman. Mungkin ini yang dinamakan Bunga yang sedang bermekaran. Sedikit berlebihan memang namun begitu adanya. Aku tak bisa menafikan apa yang memang sedang dirasakan pemuda yang baru saja menamatkan gelar sarjananya. Wanita itu begitu unik. Namun terkadang membuat kesal apa maksudmu. Hidup dalam ketidakpastian adalah suatu yang membingungkan. Kau tau itu apa?? Bahasa Kode. Aku tak tau apa maksud bahasa kode itu.  Bahasa kode yang aneh-aneh. Kamu para pria mungkin pernah mengalami begitu banyak bahasa kode yang wanita munculkan, dan terkadang membuat b...

Six Pillars of Charakter [Karakter yang Beretika]

Tulisan ini mungkin bisa menjadi referensi untuk saya juga kalian yang memasuki dunia masyarakat, perusahaan dan kehidupan sosial yang lebih luas, " Six Pillars of Charakter" disusun oleh Josepshon Institute of ethics, yaitu enam karakter yang mencerminkan perilaku etis : Dapat Dipercaya, untuk menjadi seorang yang dipercaya kita tidak saja harus bersikap jujur dalam segala aktivitas, namun menjunjung tinggi janji yang telah dibuat dan memiliki integritas untuk menjaganya. Hormat, sikap hormat ini bukan hanya kepada atasan, orang yang lebih tua, namun pada semua orang. Menghormati adalah bentuk menghargai oranglain, baik privasi dan menerima perbedaaan. Termasuk juga menjaga harga diri dan penuh toleransi. Bertanggung Jawab, Sangat tidak etis bila diberikan suatu tanggung jawab kepada kita namun ketika tanggung jawab itu tidak mampu kita laksanakan, kita malah mengkambing hitamkan sesorang. Orang yang etis dia bertanggungjawab dan akuntabel. Begitupun ketika tugas dilim...