Langsung ke konten utama

Kapasitas Itu !!!

Diskusi apik dipagi hari ini, seseorang ada yang sudah ditakdirkan untuk menjadi kaya, sederhana, dan adapula yang miskin. 
Ada sebagian orang menyatakan tidak ada namanya miskin, itu adalah label yang dibuat mereka sendiri. Ia menyatakan Cukup bukan Miskin, terhadap karunia yang Allah berikan kepadanya setiap harinya. Pagi ini diajak sharing tentang Road Map Hidup, sebenarnya ada yang menganggap penting suatu Road Map namun ada juga yang memandang biasa saja.

Sebenarnya pentingkah membuat Road Map hidup??
"Gagal Merencanakan sama dengan Merencanakan Kegagalan" perkataan ini cocok untuk mereka yang memiliki pemikiran yang kedepan. Namun, tak semua yang berfikir demikian. Ada yang memandang Hidup hari ini ya Hari Ini, Besok belum tentu. Tidak ada harapan, harapannya adalah hari ini, mengutip perkataan salah satu penulis roman remaja bandung. 

Kebingungan memilih itu yang sedang dirasa kawan diskusi saya, namun Orang dikatakan bertanggung jawab adalah ketika ia siap menerima konsekuensi yang akan terjadi, apakah baik apakah buruk sekalipun. 

Teman saya yang satu lagi, mengatakan bahwa hidupku ya sekarang, so nggak penting membuat suatu Road Map itu. Namun harus siapkan segala kapasitas pada diri kita sehingga ketika ada kesempatan bisa kita ambil. 

Hemm... Cukup menarik.. Menambah Ilmu. 
Bagi saya, setiap orang akan selalu diberikan jalan untuk dia pilih. Makanya setiap kita Sholat selalu membaca "ihdinas sirotolmustakim/ Tunjukilah kami ke jalan yang lurus" ini yang hampir setiap hari kita ucapkan. Karena banyak dari kita termasuk saya Lupa bahwa hidayah itu harus selalu kita minta. Nah yang Saya Alami adalah ketika ingin melanjutkan ke suatu tahapan, selalu ada dua pilihan yang bagi saya itu penting. Disinilah kita harus bertanggung jawab dengan pilihan yang kita ambil.

Pilihan Saya Roadmap itu perlu, Agar kita hidup ya tidak sekedar hidup namun bagaimana aktivitas kita ini apakah pada rel yang sudah kita tentukan atau keluar dari jalur itu. Makanya kita perlu untuk menyiapkan segala Plan yang mungkin akan terjadi jika kita tidak mencapai jalan itu. 
Berkat Obrolan ini sayapun menambah satu lagi, Kapasitas diri itu perlu ditingkatkan agar ketika memang Opportunity itu ada kita siap menghadapi hal itu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Anda Komit?

Harus Punya Comitment           K ita semua memiliki 24 jam dalam sehari dan setiap menit kita keluarkan tujuan kita, adalah satu menit kurang kita harus menghabiskan di daerah lain kehidupan kita. Kadang-kadang kita perlu membiarkan tujuan dan komitmen pergi. Pelajari rumus Bo untuk memutuskan apakah akan membuat komitmen atau tidak. Bagaimana jika Anda ditawari posisi penjilat asbak kepala perusahaan. Pekerjaan Anda, jika Anda memilih untuk menerimanya, akan terdiri dari menjilat asbak kotor bersihkan sepanjang hari. Untuk pekerjaan ini, Anda akan dibayar satu juta dolar untuk bekerja hanya satu hari. Apakah Anda menerimanya?Bagaimana jika Anda akan dibayar sepuluh juta dolar?Sekarang bagaimana jika ada peluang 80% bahwa Anda hanya akan dibayar satu dolar? Bagaimana jika Anda benar-benar menikmati jilatan asbak, akan bahwa apa pun perubahan? Jika Anda berkomitmen diri untuk pekerjaan ini? Komitmen dan ketekunan berjalan sei...

Senyum atau Tidak ya..??

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.    Waaahh...ga terasa sebentar lagi sudah mau UN aja buat anak-anak sekolah. Waktu memang selalu berkejaran dengan kita. Kalau kita ga mampu mengikuti, kita akan terlindas dan tertinggal..hehe...    Sekolah merupakan hal yang wajib bagi seluruh rakyat Indonesia. Wajib belajar 9 tahun adalah slogan pendidikan di negara kita ini. Namun sejauh ini kita masih melihat banyak sekali hal yang janggal dalam dunia pendidikan kita. Mulai yang terbuka sampai rahasia umum. Jujur saja, pendidikan di negara kita sudah tertinggal jauh dari negara-negara maju lainnya. Meskipun tidak terlalu di belakang, namun rasanya untuk SDM dan SDA negara kita yang luar biasa, seharusnya pendidikan di negara ini sudah seperti negara-negara maju.    Kali ini saya ingin membahas beberapa hal yang sudah menjadi rahasia umum di kalangan dunia pendidikan. Semoga saja bisa sedikit membantu bagi anda yang bisa berbuat.    Sebagian dar...

Six Pillars of Charakter [Karakter yang Beretika]

Tulisan ini mungkin bisa menjadi referensi untuk saya juga kalian yang memasuki dunia masyarakat, perusahaan dan kehidupan sosial yang lebih luas, " Six Pillars of Charakter" disusun oleh Josepshon Institute of ethics, yaitu enam karakter yang mencerminkan perilaku etis : Dapat Dipercaya, untuk menjadi seorang yang dipercaya kita tidak saja harus bersikap jujur dalam segala aktivitas, namun menjunjung tinggi janji yang telah dibuat dan memiliki integritas untuk menjaganya. Hormat, sikap hormat ini bukan hanya kepada atasan, orang yang lebih tua, namun pada semua orang. Menghormati adalah bentuk menghargai oranglain, baik privasi dan menerima perbedaaan. Termasuk juga menjaga harga diri dan penuh toleransi. Bertanggung Jawab, Sangat tidak etis bila diberikan suatu tanggung jawab kepada kita namun ketika tanggung jawab itu tidak mampu kita laksanakan, kita malah mengkambing hitamkan sesorang. Orang yang etis dia bertanggungjawab dan akuntabel. Begitupun ketika tugas dilim...