Langsung ke konten utama

KARENA IA TERLALU BERHARGA




Sore ini tiba-tiba saya flashback ke masa kecil, 15 tahun yang lalu, bagi saya minuman ini amat bernilai. tegukan kali ini dingin, ia mengalir ke rongga tenggorokan, seakan membawa cerita lawas untuk mengingatkan bahwa waktu itu pernah merasakan bahagia. bahagia yang sama.

Pernahkah merasakan sesuatu, atau berkunjung ke suatu tempat dan itu mengingatkan pada satu peristiwa, mungkin de javu, atau merasakan feel waktu yang sama. itu cukup menyenangkan kah. if happy i think yes,its so funny, you can smile alone,, (lol) but jika menyakitkan maybe to be traumatik, atau mencoba forget it, and diambil pelajarannya.

Waktu itu Yakul* adalah minuman yang tidak semua orang bisa membelinya, mungkin bisa dihitung jari yang mampu meminum minuman sehat ini. pagi yang cerah sebelum upacara bendera saat sd, mobil ayam yang menjajakan roti dengan suara sirine yang khas yaitu suara ayam jago, selalu mengusik, karena tidak pernah tepat didepan rumah ia berhenti, hanya bisa melihat dari jendela dan tak berani mengungkapkan untuk meminta dibelikan. saya ingat ada orang china yang menjadi langganan untuk membeli potongan roti bantal, juga Minuman Yakul*. 

suatu ketika karena penasaran dan meminta dengan penuh harap akhirnya minuman ini dapat saya coba. haha 
sangat bahagia, hari ini ia tetap terjaga dari rasa juga kemasannya. 
kali ini berbeda, dulu saya rasa mahal, alhamdulillah jika ingin saya bisa membelinya. waktu terus mengalir, menyediakan episode yang menarik untuk dilalui.

sesuatu itu mungkin murah bagi oranglain, apakah itu makanan, minuman, barang atau lainnya, namun bisa jadi, itu adalah sesuatu yang berharga bagi orang lain, termasuk saya. mempunyai valuable yang tak ternilai because experience, and maybe tidak akan terulang kembali kecuali menggali mengingatnya.  
01/05/2018 04.22 pm

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Anda Komit?

Harus Punya Comitment           K ita semua memiliki 24 jam dalam sehari dan setiap menit kita keluarkan tujuan kita, adalah satu menit kurang kita harus menghabiskan di daerah lain kehidupan kita. Kadang-kadang kita perlu membiarkan tujuan dan komitmen pergi. Pelajari rumus Bo untuk memutuskan apakah akan membuat komitmen atau tidak. Bagaimana jika Anda ditawari posisi penjilat asbak kepala perusahaan. Pekerjaan Anda, jika Anda memilih untuk menerimanya, akan terdiri dari menjilat asbak kotor bersihkan sepanjang hari. Untuk pekerjaan ini, Anda akan dibayar satu juta dolar untuk bekerja hanya satu hari. Apakah Anda menerimanya?Bagaimana jika Anda akan dibayar sepuluh juta dolar?Sekarang bagaimana jika ada peluang 80% bahwa Anda hanya akan dibayar satu dolar? Bagaimana jika Anda benar-benar menikmati jilatan asbak, akan bahwa apa pun perubahan? Jika Anda berkomitmen diri untuk pekerjaan ini? Komitmen dan ketekunan berjalan sei...

Bahasa Kode Wanita

Wanita.. Hal yang jarang sekali Aku tuliskan dalam setiap tulisanku, baik dalam sosial media atau catatan lainnya. Namun kali ini  Aku ingin sampaikan sesuatu tentang wanita. Mengerti atau mencoba mengerti apa perasaaan yang tiba muncul dari relung hati ini. Perasaan yang usang itu muncul kembali. Muncul ketika memang ada suatu hal yang mengalihkanku. Suatu yang penuh dengan kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, dan ketentraman. Mungkin ini yang dinamakan Bunga yang sedang bermekaran. Sedikit berlebihan memang namun begitu adanya. Aku tak bisa menafikan apa yang memang sedang dirasakan pemuda yang baru saja menamatkan gelar sarjananya. Wanita itu begitu unik. Namun terkadang membuat kesal apa maksudmu. Hidup dalam ketidakpastian adalah suatu yang membingungkan. Kau tau itu apa?? Bahasa Kode. Aku tak tau apa maksud bahasa kode itu.  Bahasa kode yang aneh-aneh. Kamu para pria mungkin pernah mengalami begitu banyak bahasa kode yang wanita munculkan, dan terkadang membuat b...

Six Pillars of Charakter [Karakter yang Beretika]

Tulisan ini mungkin bisa menjadi referensi untuk saya juga kalian yang memasuki dunia masyarakat, perusahaan dan kehidupan sosial yang lebih luas, " Six Pillars of Charakter" disusun oleh Josepshon Institute of ethics, yaitu enam karakter yang mencerminkan perilaku etis : Dapat Dipercaya, untuk menjadi seorang yang dipercaya kita tidak saja harus bersikap jujur dalam segala aktivitas, namun menjunjung tinggi janji yang telah dibuat dan memiliki integritas untuk menjaganya. Hormat, sikap hormat ini bukan hanya kepada atasan, orang yang lebih tua, namun pada semua orang. Menghormati adalah bentuk menghargai oranglain, baik privasi dan menerima perbedaaan. Termasuk juga menjaga harga diri dan penuh toleransi. Bertanggung Jawab, Sangat tidak etis bila diberikan suatu tanggung jawab kepada kita namun ketika tanggung jawab itu tidak mampu kita laksanakan, kita malah mengkambing hitamkan sesorang. Orang yang etis dia bertanggungjawab dan akuntabel. Begitupun ketika tugas dilim...