Langsung ke konten utama

Antara Mie Rebus, Tupperware, dan Impian

                
               




 ( Tulisan Herlina Jeel)
Siapakah aku yang mampu menaklukan dunia dengan khayalku ? itulah yang kufikirkan dimalam yang dingin ini. Malam ini aku duduk termenung dibawah atap yang menurutku rindang. Disela jendela aku memandang keluar, kulihat pohon mangga ku yang sedang berbunga semakin kulihat keatas semakin gelap malam yang akan kuhadapi, angin bertiup kencang , langit yang gelap tanpa bintang-bintang bahkan, aku tidak melihat kemilau sang rembulan. Aku berfikir kemanakah ia ? dalam fikiran ku selintas aku teringat akan mie rebus yang ku masak tadi. Akupun bergegas mengangkatnya dan memasukkannya ke piring saji sejenak, aku memandang mie rebus buatanku , ku melihat beberapa cabai yang berkerut setelah dimasak. Walaupun berkerut tetap saja membuat seleraku makin mantap.

            Kubawa seporsi mie rebus ketempat dudukku semula, sambil menulis cerita ini aku melahap INDOMIE rebusku dengan potongan cabai yang berkerut, rasanya pas dihati. Selesai memakannya aku melanjutkan cerita ini sambil memebaca tumpukan majalah yang ada didepanku siapatahu, dapet inspirasi untuk ceritaku kalau-kalau bisa menang lumayan, dapat uang Rp 5.000.000+laptop hahaha(mimpi). Dan benar saja diantara majalah itu aku melihat sebuah gambar yang diberi judul”Limbah dan sampah menyatu diwaduk pluit jakarta utara”
Hem, sayang sekali fikirkusungai yang seharusnya menjadi sumber hidup bagi yang membutuhkan kini direbut sampah yang tak berprikemanusiaan.
            Padahal kata-kata “buanglah sampah pada tempatnya” sudah sangat terkenal bahkan mengalahkan kata-kata “kamuseupay” hahaha. Tapi tetep aja yang dijalankan malah perintah “si kamuseupay” , kebayang gak sih kalu sampah di Indonesia udah menutupi 2.600 lapangan bola , itu Cuma buat si tuan sampah. Hem benar-benar meresahkan nih. Coba semua orang Indonesia membuang sampah pada tempatnya , atau memusnahkan sampah yang terlihat didepan mata . Wah pasti bahagia hidup tanpa tumpukan sampah yang berbau tidak sedap. 
Trus selain membuang sampah pada tempatnya kita juga bisa menjaga bumi dengan REBOISASI, mulai dengan menenam pohon yang menghasilkan buah , seperti rambutan atau mangga . Kan lumayan kalau udah nunggu selama 5 tahun buahnya siap di nikmati selain, menyediakan oksigen bagi kita , kita juga bisa menikmati buahnya sesuka kita . Asikkan J
            Siapa diantara kalian yang pernah melihat pohon-pohon dipinggir jalan tergeletak tak bernyawa ? Saya !. Kalau udah liat yang kaya gituan sedih rasanya ,
Karena , satu pohon besar yang di tebang secara paksa itu sama saja membunuh 2 nyawa , aih serem iya. Secara gak langsung yang nebang melakukan pembunuhan ,,
Bayangkan saja gunung yang keseluruhannya hijau tiba-tiba 3/4nya gundul waduh, udah berapa nyawa yang hilang ?
Padahal untuk menghasilkan oksigen si pohon yang masih bayi harus hidup selama 15 tahun sampai ia benar-benar rindang. Biar induk burung bisa nyaman mengerami generasinya.
So, gak ada alasan untuk gak menjaga bumi dengan baik. Seperti kata AQUA “awal yang baik untuk akhir yang baik”.  Ini untuk kebaikan kita semua lho sehingga, GLOBAL WARMING gak jadi hantu yang slalu gentayangan dibumi kita.
SAVE THE WORLD NOW.
            Balik kecerita ku ah , jadi inget kata-kata bung Karno “ jangan tanya apa yang bisa negara berikan kepadamu , tapi tanyakan apa yang bisa kau berikan untuk negaramu “ seperti “MEMBUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA”

Aku kembali membaca beberapa majalah FORUM yang kumiliki aku selalu membaca analisis dari Priyono B Sumbogo yang ada dihalaman 98 , aku mencermati setiap kata-kata yang di tulisnya rasanya pas banget. Jadi semakin semangat untuk menulis dan menyampaikan kata-kata yang membangun seperti beliau. Aku adalah anak pertama dari 3 bersaudara , yang hidup dikeluarga yang terlalu sederhana . Malam ini aku kembali menghayal tentang cita-citaku yang sangat tinggi. Melihat dunia yang semakin rumit sejenak cita-citaku mulai terhapus. Aku dapat bersekolah di SMKN 2 KALIANDA karena bantuan abangku yang bekerja di kalimantan. Sebenarnya disaat aku lulus STM aku ingin kuliah tapi itu tidak adil bagiku karena, aku masih mempunyai 2 orang adik yang masih igin memduduki bangku sekolah. Hem egois bangetkan kalo aku sekolah adik-adikku nganggur dirumah. Terpaksa ngalah tapi, but i belive my dream become true. Amin

            Aku juga punya teman seperjuangan yang punya mimpi setinggi langit namanya Arief Moenandar.. Tapi kami tidak menyerah kan gak ada mimpi yang gak bisa tercapai , selama kita berusaha dan bersungguh-sungguh. Karna dia aku menulis cerita ini meskipun ceritanya biasa aja tapi menurutku cerita ini luar biasa. Hehehe J
            Aku ingin seperti TUPPERWARE  yang menjadi tempat curahan semua yang membutuhkan dan menutupnya dengan rapat dan berusaha mewujudkan harapan setiap orang yang membutuhkan. Bahkan aku ingin menjadi inspirasi wanita indonesia.
Eits tapi terkenal karna hal-hal yang menbanggakan lho bukan terkenal korupsinya . hahaha
Masalah-masalah yang ada di Indonesia mah banyak banget, gak abis-abis deh ceritanya . kapan Happy endingnya, penonton bosen nih ,,, Terus ada yang bilang Hukum hanya berlaku untuk rakyat kecil,,pada percaya gak sih ?
Kalau aku sih percaya aja soalnya pas aku punya tv aku lihat berita nenek-nenek maling semangka tetangganyadipenjara 4 tahun,plis deh yang korupsi berjuta-juta aja cuman 2 bulan.Emang sih gak semudah memetik buah mangga kalo mau menangkap si koruptor,tapii semakin banyak kasus korupsi eh,makin banyak juga koruptornya. Rugi mamang bayar pajak tiap tahun eh, uangnya diambil sama Gayus Tambunan. Gak kasian tah ama bapak ane ?
Udah ah dari pada ngomongin koruptor mending doa aja
            “ Ya Allah Engkau yang mengetahui apa yang kami perbuat , untuk itu kami memohon jadikan kami hamba-Mu yang taat . Jauhkan kami semua dari segala bencana yang mengancam , bahkan jika bencana itu datang Engkau yang memberi perlindungan. Ampunii kami dari segala dosa yang telah kami perbuat.

Ya Allah kami juga mau berdoa untuk Negara Kesaatuan Republik Indonesia Engkau yang mempersatukan kami semua dari Sabang sampai Merauke walau kami tidak saling mengenall sebab kami mau mentaati Bhineka Tunggal Ika sehingga kami mendapat damai sejahtera.
Ya Allah Engkau yang memberi kebijaksanaan kepada Wakil rakyat yang telah bersumpah menjalankan amanat Negara dengan jalan yang lurus dan , apabila diantara mereka ada yang menyimpang dari jalan-Mu

            

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Anda Komit?

Harus Punya Comitment           K ita semua memiliki 24 jam dalam sehari dan setiap menit kita keluarkan tujuan kita, adalah satu menit kurang kita harus menghabiskan di daerah lain kehidupan kita. Kadang-kadang kita perlu membiarkan tujuan dan komitmen pergi. Pelajari rumus Bo untuk memutuskan apakah akan membuat komitmen atau tidak. Bagaimana jika Anda ditawari posisi penjilat asbak kepala perusahaan. Pekerjaan Anda, jika Anda memilih untuk menerimanya, akan terdiri dari menjilat asbak kotor bersihkan sepanjang hari. Untuk pekerjaan ini, Anda akan dibayar satu juta dolar untuk bekerja hanya satu hari. Apakah Anda menerimanya?Bagaimana jika Anda akan dibayar sepuluh juta dolar?Sekarang bagaimana jika ada peluang 80% bahwa Anda hanya akan dibayar satu dolar? Bagaimana jika Anda benar-benar menikmati jilatan asbak, akan bahwa apa pun perubahan? Jika Anda berkomitmen diri untuk pekerjaan ini? Komitmen dan ketekunan berjalan sei...

Six Pillars of Charakter [Karakter yang Beretika]

Tulisan ini mungkin bisa menjadi referensi untuk saya juga kalian yang memasuki dunia masyarakat, perusahaan dan kehidupan sosial yang lebih luas, " Six Pillars of Charakter" disusun oleh Josepshon Institute of ethics, yaitu enam karakter yang mencerminkan perilaku etis : Dapat Dipercaya, untuk menjadi seorang yang dipercaya kita tidak saja harus bersikap jujur dalam segala aktivitas, namun menjunjung tinggi janji yang telah dibuat dan memiliki integritas untuk menjaganya. Hormat, sikap hormat ini bukan hanya kepada atasan, orang yang lebih tua, namun pada semua orang. Menghormati adalah bentuk menghargai oranglain, baik privasi dan menerima perbedaaan. Termasuk juga menjaga harga diri dan penuh toleransi. Bertanggung Jawab, Sangat tidak etis bila diberikan suatu tanggung jawab kepada kita namun ketika tanggung jawab itu tidak mampu kita laksanakan, kita malah mengkambing hitamkan sesorang. Orang yang etis dia bertanggungjawab dan akuntabel. Begitupun ketika tugas dilim...

Beras Dewi Sri (Dewi Beras Kepercayaan Dulu)

Konsumsi beras bagi saya  menjadi suatu keharusan. Entah karena kebiasaan sedari kecil,  orang tua yang juga mengkonsumsinya, atau perut orang indonesia merasa tidak kenyang jika tidak makan nasi.  Alhamdulillahnya hingga saat ini, beras masih terjual bebas dan juga menjadi kesukaan orang Indonesia, meskipun ada beberapa orang borjuis yang sudah menggantinya dengan roti, atau buah demi menjaga kesehatan mereka yang rentan terserang penyakit kebanyakan karbo.  Beras,, juga menjadi makanan pokok orang jepang. Orang jepang mengolah nasi cukup baik dengan menggabungkannya dengan daging ikan, sayuran, rumput laut bahkan telur salmon. Menjadi salah satu keinginan saya untuk dapat makan nasi khas jepang di negara itu sendiri. Menikmati sakura, menggunakan kimono, tidur dirumah kayu, sepertinya menjadi liburan ekspedisi berburu nasi jepang. Indonesia tidak pernah kalah dengan pengolahan Beras, saya sendiri sudah banyak merasakan begitu banyak kreasi tangan-...