Langsung ke konten utama

Belajar Mengelola Uang | Ilmu khusus untuk yang ingin Bebas Financial

Segala aktivitas yang kita lakukan semua bermuara pada goal akhir yang ingin kita raih. Untuk tujuan itulah orang-orang banyak yang mengalokasikan waktu, tenaga, hingga materi untuk meraih itu semua.

Banyak dari kita menginginkan sebuah kesuksesan, yang semua orang punya definisi sukses itu sendiri, berulangkali kita disajikan oleh banyaknya geliat para pemuda daerah yang meraih omzet milyaran dari berbagai Inovasi binsis yang mereka kembangkan.  Punya berbagai Properti, punya usaha batik, kerajinan, tekhnologi dan sebagainya. 

Belajar tentang bisnis sebenarnya belajar tentang Mindset . Karena Mindset seseorang tidak akan berubah jika yang dilakukannya hanya berkutat pada bidang yang sama. 
Jika ingin menjadi Pebisnis yang bebas Financial, ya Mindsetnya juga harus diubah sesuai dengan Prilaku pebisnis. Agak sulit jika Mindset pekerja dan dia belum bisa mengubahnya, selamanya dia akan memiliki pola yang sama dalam setiap aktivitasnya. 

Pagi ini dapat sharing dari pertemuan dengan salah satu Pebisnis yang fokus pada pendidikan juga aktiv dalam dunia financial. Sharing kali ini cukup bermanfaat untuk yang mau bebas financial yaitu  "How to Manage Your Money". Saya belum begitu ngehh dengan persoalan financial, berfikir masalah angka saja masih membutuhkan partner untuk kalkulasinya. Namun sedari kita sadar akan financial kita akan siap dengan segala resiko dimasa yang akan datang. 

Saya akan mulai dari Kenapa kita harus mengelola keuangan kita??
beberapa hal jawabannya : 
  • Memastikan uang yang kita keluarkan sesuai dengan tujuan kita, pernah ngerasain punya uang banyak tapi kok hilang nggk jelas kemana, bahkan jadinya nunggak
  • Persiapan masa depan, untuk perihal ini tidak semua sepakat, dari kawan yang saya ajak diskusi tidak banyak yang tidak memikirkan masa depan. apa yang saya punya dalam artian materi dan waktu ya hari ini jadi saya nikmati.
  • Mengalokasikan pada hal yang tepat.
  • Lebih bijak dalam menyikapi dan menghargai Uang. 
Di pengelolaan uang ada namanya PEMASUKAN dan PENGELUARAN

Pemasukan, intinya adalah segala sumber uang yang masuk menjadi hak milik kita/rekening pribadi. Beberapa sumber salah satunya dari Pak Tung desem, 4 pemasukan yaitu : 
  • Pendapatan Penghasilan, Jika Anda memiliki pekerjaan dan menerima gaji, Anda menghasilkan uang melalui penghasilan yang diperoleh. Itu sama saja seperti Anda menukar waktu dan tenaga dengan uang. Misalnya, ketika Anda bekerja sebagai karyawan sebagai perancang web, kasir toko kelontong, atau petugas kepolisian, Anda akan dibayar sejumlah uang yang telah ditentukan untuk melakukan pekerjaan dalam waktu tertentu. 
  • Bagi banyak orang yang menghasilkan uang melalui pendapatan yang diperoleh, sering kali hanya cukup uang untuk menutupi pengeluaran bulanan saja, sehingga hanya menyisakan sedikit atau bahkan tidak ada uang untuk diinvestasikan.
  • Jika mereka ingin menghasilkan lebih banyak uang, mereka perlu bekerja lebih lama atau melakukan pekerjaan paruh waktu atau freelance.
  • Pendapatan Portofolio, Pendapatan portofolio bisa didapatkan melalui capital gain. Sebagai contoh, ketika seseorang membeli saham di perusahaan dengan harga tertentu, mereka berencana untuk menjual saham yang sama dengan harga yang lebih tinggi di masa depan.
  • Jadi, jika mereka membeli saham pada $ 10 hari ini, dan harganya naik menjadi $ 40 ketika mereka menjual saham itu, mereka mendapat $ 30 dalam capital gain. Selisih antara harga beli dan harga jual merupakan keuntungannya.
  • Beginilah cara pedagang saham menghasilkan uang secara umum. Mereka menginvestasikan uang dalam bentuk saham dengan harapan bahwa ketika harga naik mereka dapat menjual saham-saham yang itu dengan harga lebih tinggi untuk mendapatkan penghasilan.
  • Pendapatan Pasif, Pendapatan pasif adalah pemasukan yang berasal dari usaha seperti properti yang disewakan, kerjasama dengan perusahaan di mana seseorang tidak terlibat secara aktif. Seperti halnya pendapatan aktif, pendapatan pasif biasanya dikenakan pajak.
  • Pendapatan portofolio yang sudah dijelaskan di atas juga dianggap sebagai pendapatan pasif oleh beberapa analis, sehingga dividen dan bunga karenanya akan dianggap pasif.
  • Pendapatan Royalti, Pendapatan ini merupakan imbalan dari seseorang setelah menggunakan ide, atau karya anda. Namun pendapatan ini tidak akan sebesar ketika menggunakan ide atau karya Anda. Misalnya, jika Anda memiliki sebuah desain yang digunakan oleh perusahaan, Anda akan mendapatkan pendapatan royalti untuk mereka.

Jika Anda seorang penulis, Anda dibayar untuk setiap salinan buku yang terjual. Untuk mendapatkan pendapatan dari royalti tentu harus memiliki keahlian untuk menciptakan sesuatu.

tobe continue




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Anda Komit?

Harus Punya Comitment           K ita semua memiliki 24 jam dalam sehari dan setiap menit kita keluarkan tujuan kita, adalah satu menit kurang kita harus menghabiskan di daerah lain kehidupan kita. Kadang-kadang kita perlu membiarkan tujuan dan komitmen pergi. Pelajari rumus Bo untuk memutuskan apakah akan membuat komitmen atau tidak. Bagaimana jika Anda ditawari posisi penjilat asbak kepala perusahaan. Pekerjaan Anda, jika Anda memilih untuk menerimanya, akan terdiri dari menjilat asbak kotor bersihkan sepanjang hari. Untuk pekerjaan ini, Anda akan dibayar satu juta dolar untuk bekerja hanya satu hari. Apakah Anda menerimanya?Bagaimana jika Anda akan dibayar sepuluh juta dolar?Sekarang bagaimana jika ada peluang 80% bahwa Anda hanya akan dibayar satu dolar? Bagaimana jika Anda benar-benar menikmati jilatan asbak, akan bahwa apa pun perubahan? Jika Anda berkomitmen diri untuk pekerjaan ini? Komitmen dan ketekunan berjalan sei...

Six Pillars of Charakter [Karakter yang Beretika]

Tulisan ini mungkin bisa menjadi referensi untuk saya juga kalian yang memasuki dunia masyarakat, perusahaan dan kehidupan sosial yang lebih luas, " Six Pillars of Charakter" disusun oleh Josepshon Institute of ethics, yaitu enam karakter yang mencerminkan perilaku etis : Dapat Dipercaya, untuk menjadi seorang yang dipercaya kita tidak saja harus bersikap jujur dalam segala aktivitas, namun menjunjung tinggi janji yang telah dibuat dan memiliki integritas untuk menjaganya. Hormat, sikap hormat ini bukan hanya kepada atasan, orang yang lebih tua, namun pada semua orang. Menghormati adalah bentuk menghargai oranglain, baik privasi dan menerima perbedaaan. Termasuk juga menjaga harga diri dan penuh toleransi. Bertanggung Jawab, Sangat tidak etis bila diberikan suatu tanggung jawab kepada kita namun ketika tanggung jawab itu tidak mampu kita laksanakan, kita malah mengkambing hitamkan sesorang. Orang yang etis dia bertanggungjawab dan akuntabel. Begitupun ketika tugas dilim...

Beras Dewi Sri (Dewi Beras Kepercayaan Dulu)

Konsumsi beras bagi saya  menjadi suatu keharusan. Entah karena kebiasaan sedari kecil,  orang tua yang juga mengkonsumsinya, atau perut orang indonesia merasa tidak kenyang jika tidak makan nasi.  Alhamdulillahnya hingga saat ini, beras masih terjual bebas dan juga menjadi kesukaan orang Indonesia, meskipun ada beberapa orang borjuis yang sudah menggantinya dengan roti, atau buah demi menjaga kesehatan mereka yang rentan terserang penyakit kebanyakan karbo.  Beras,, juga menjadi makanan pokok orang jepang. Orang jepang mengolah nasi cukup baik dengan menggabungkannya dengan daging ikan, sayuran, rumput laut bahkan telur salmon. Menjadi salah satu keinginan saya untuk dapat makan nasi khas jepang di negara itu sendiri. Menikmati sakura, menggunakan kimono, tidur dirumah kayu, sepertinya menjadi liburan ekspedisi berburu nasi jepang. Indonesia tidak pernah kalah dengan pengolahan Beras, saya sendiri sudah banyak merasakan begitu banyak kreasi tangan-...